Wed. May 13th, 2026

MBG

ByWayan Supadno

Apr 30, 2026

Tergantung sudut pandang perorangannya.

Saya juga heran di negara paling religius no 5 sedunia, paling sering berdoa no 2 di dunia. Tapi banyak korupsi dan keracunan massal.

Ironisnya SPPG yang ditutup dominan milik Yayasan Ormas Agama. Bahkan korupsinya masuk peringkat 109 dari 138 negara disurvei. Apa tidak malu dengan pihak yang dituding sebagai penganut atheisme ?

“Masyarakat butuh tindakan nyata lapangan sebagai contoh, keteladanan. Bukan cuma dicekoki wacana belaka. Jarkoni, iso ngajar ora iso nglakoni.”

Bagi saya MBG langkah bijak cerdas, alasannya ;

1). Stunting 19,8% tertinggi di Asean. Efek over karbo, kurang protein hewani hanya 20 gr/hari. Negara Malaysia sudah 60 gr/hari. Buah sayur hanya 25% dari rekom WHO.

Solusinya tata ulang pola makan dengan MBG. Kepada anak-anak kita. Tidak cukup wacana medsos negatif saja. Itu “limbah waktu” saja. Non produktif. Non bermanfaat.

2). Kapitalisasi Indonesia sudah berlebihan hingga rasio gini kita cukup tinggi. Dana beredar di DKI dan kota besar 70% dari Nasional.

Solusinya ekonomi kerakyatan di pedesaan distimulus dengan MBG triliunan jadi omzet petani peternak rakyat. Bukan konglomerat.

Tidak cukup mengeluh dan menyalahkan saja, tapi kerja juga di perusahaan konglomerat. Bahkan jadi Tim Pemikirnya. Agar makin kaya raya para konglomeratnya lagi.

Ibarat ada kecelakaan hingga mati di jalan tol, bijaknya bukan jalan tol yang disalahkan.🇮🇩✍️

Salam Inovasi 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *