Wed. May 13th, 2026

Wayan Supadno

Banyak pengamat ekonomi bisnis dengan mudahnya menyalahkan gagalnya start up dalam berbisnis, misal karena kurang modal, pasar dan lainnya. Karna 90% start up di Indonesia, gagal.

Begitu juga dosen memaparkan teori bisnis, seolah begitu mudahnya, padahal yang bersangkutan belum bisa membuktikan teorinya sendiri. Padahal punya banyak literasinya.

Berikut ini contoh nyata kisah nyata yang patut diambil ilmu hikmahnya. Sebagai bahan mawas diri dan pembelajaran. Agar lebih bijak dan logis dalam berpendapat di depan publik.

Bangkrut Massal.

Sebuah perusahaan semen PMA di Bogor. Karena menerapkan digital dan mekanisasi modern. Menawarkan ke para supervisor ke atas hingga General Manager bagi yang mau pensiun dini.

Yang daftar 137 orang, dapat pesangon beragam mulai Rp 1,5 miliar sampai Rp 4,7 miliar per orang. Terlalu percaya diri, dana tersebut untuk bisnis. Ada usaha kuliner, agrobisnis dan lainnya.

Apa yang terjadi ? Dua tahun berikutnya semua ludes “bangkrut massal”, tinggal 2 orang yang bertahan. Padahal modal cukup banyak dan punya pengalaman jadi profesional. Tapi belum pengalaman jadi pebisnis/pengusaha.

Itu terjadi 8 tahun silam. Saya dimintai pendapat oleh Direksi, menurut saya itu terjadi karena menganggap sama antara pengusaha dengan pengelola usaha (profesional). Padahal jauh bedanya .

Tak ubahnya pengalaman saya pribadi. Tahun 1990 sd 1992 pernah jadi karyawan di perusahaan farmasi (PMA/Inggris) beda jauh dibanding saat ini harus mengelola lebih dari 500 orang pekerja.

Ibaratnya, yang satu jadi operator komputer dan yang satu lagi jadi progammer komputer. Ini hal yang sangat beda dunianya. Sehingga yang utama diubah adalah mental dan pola pikirnya. Karakter dan kapasitas leadershipnya.

Bagi saya walaupun masih “ecek-ecek” sangat percaya bahwa sumber utama ilmu bisnis adalah ilmu hikmah atas kisahnya sendiri dan kisah orang lain. Belajar mencari sebab dan solusinya pada setiap kasus. Ini terapan ilmu teori.

Tidak cukup hanya hafal teori, tidak cukup hanya punya modal banyak dan tidak cukup hanya punya pengalaman jadi manajer sekalipun. Hal utama harus berani mengawali dan selalu diambil ilmu hikmahnya, untuk bekal menyempurnakan.

Salam Bermanfaat 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *