Banyak praktisi bisnis pangan membuat analisa bahwa saat ini Indonesia kekurangan investor di bidang usaha pangan. Ini terjadi karena makin besarnya permintaan makan bergizi gratis (MBG) naiknya permintaan hingga 30%.
Tercermin pada naiknya harga bahan pangan, utamanya pada sumber protein hewani. Misal telur, ayam dan ikan. Juga pada buah-buahan sangat kurang. Misal jeruk, pisang, kelengkeng dan lainnya.
Agar mudah dapat ilmu hikmahnya, berikut ini studi lapangannya ;
Buah Segar.
Pisang, anggarannya di Dapur MBG/SPPG harga Rp 1.100/biji. Padahal per tandan isinya sekitar 150 biji, setara Rp 165.000/tandan.
Padahal setahun bisa 1300 tandan, setara omzet Rp 225 jutaan/ha/tahun.Nilai investasi maksimal Rp 75 juta/ha dengan memakai pupuk Bio Extrim Granul produk formula saya sendiri. Umur 14 bulan sudah panen. Praktis labanya Rp 150 jutaan atau 200%. Ini peluang emas.
Jeruk, kekurangan pasokan. Yang dulunya hanya Rp 12.000/kg saat ini minimal Rp 25.000/kg. Padahal per hektar bisa 30 ton/tahun. Mulai buah umur 30 bulan. Karena sulit didapat, lalu memakai jeruk impor.
Nilai investasi maksimal Rp 75 juta/ha. Harga pokok produksi (HPP) hanya Rp 1.500/kg atau biaya perawatan Rp 45 juta/ha/tahun dibagi 30 ton/ha/tahun. Laba Rp 25.000-Rp 1.500 = Rp 23.500/kg.
Sayang sekali “kesempatan emas”, terjadinya peningkatan permintaan pasar melonjak banyak karena program prioritas MBG ini. Kalau hanya dinikmati petani luar negeri dan para importir buah.
Sama halnya dengan telur, daging ayam dan ikan. Ini juga melonjak harganya karena pasokan tetap tapi permintaan “meledak besar” karena MBG. Pasar dibuat kaget dadakan, peternak harus ekspansi atau ada investor baru.
Kisah di atas, persis pemerintah mulai Juli 2026 harus B50. Mulai berdampak pada harga sawit naik tajam. Saat ini petani sawit persis gadis cantik jadi rebutan banyak pria tampan yaitu pabrik kelapa sawit (PKS). Harga jadi naik.
Ilmu hikmahnya, inilah momentum investasi. Utamanya buat para “penakut” untuk mulai bisnis atau investasi. Karena pertimbangan utama pertama investasi agro adalah kepastian pasar harga wajar. Selain agroklimat, cashflow dan bankable nya.
Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630