Wed. May 13th, 2026

Inisiasi Bisnis

ByWayan Supadno

Apr 8, 2026

Kawula Muda Indonesia, tulisan pendek ini sangat penting. Utamanya yang punya target jadi pebisnis cipta lapangan kerja agar hidupnya bermanfaat untuk orang lain jumlah banyak.

Agar dapat ilmu hikmahnya terkait “Inisiasi Bisnis”, berikut ini contoh sederhananya ;

1). Calon Eksportir Buah Tropis.

Karena memahami betul di daerahnya banyak komoditas karya para petani, harganya murah karena jumlahnya berlimpah, walaupun petani sudah dapat laba sehat. Karena di atas harga pokok produksi (HPP) nya.

Lalu melahirkan inisiasi bisnis. Mempelajari target pasarnya di negara mana saja, lalu merekrut para Sarjana Sastra Inggris dijadikan pemasar tiap 5 negara tujuan misalnya.

Artinya dikaji 5K dan 1H nya syarat supplier/eksportir. 5K kontinuitas, kualitas, kuantitas, kecepatan dan ketepatan speknya. Harga kompetitif. Karena rumahnya di sentra buah tropis, lalu ekspor buah tropis.

Pendek kata, mendirikan dan membangun korporasi berangkat dari hulunya. Bukan berangkat dari hillir pasarnya. Lalu dikaitkan hulu ke hilir. Dijadikan inisiasi bisnisnya. Dibentuk Tim Pengelola.

2). Calon Supplier SPPG/Dapur MBG.

Dia menyadari betul di Kecamatannya ada 7 Dapur MBG/SPPG. Dikaji datanya lalu ditotal penerima manfaatnya 15.000 siswa. Diurai anggaran belanja bahan pangan Rp 10.000/porsi x 15.000 = Rp 150 juta/hari. Lahir inisiasi bisnis.

Agar sesuai maunya pasar yang terpuaskan. Maka dikerucutkan lagi hanya mengambil jatah untuk protein hewani saja. Ayam, telur, ikan dan daging. Ternyata anggarannya Rp 6.000/porsi, setara Rp 100 juta/hari. Fokus ke protein hewani.

Lalu membangun Koperasi, bersama teman-temannya seprofesi produsen pangan protein hewani. Ada yang ternak ayam petelur dan pedaging. Ada ternak puyuh. Ada juga yang ikan patin maupun lele. Daftar jadi supplier.

Praktik inisiasi bisnisnya dijalankan. Dapat pesanan dari 7 SPPG sebanyak Rp 100 juta/hari. Lumayan bisa Rp 2,4 miliar omzet/bulannya. Artinya main dari kajian hilir, ditarik ke hulunya. Aglomerasi ekonomi kerakyatan tumbuh.

Ilmu hikmahnya bahwa anak muda harus peka tanggap terhadap peluang bisnis. Naluri bisnisnya diasah. Dikaji dengan jeli. Tanpa banyak cerita, apalagi mengeluh dan menyalahkan. Inisiasi bisnisnya dieksekusi, dikonkretkan.

Harus disadari bahwa inisiasi bisnis mencakup proses mengidentifikasi peluang, menentukan STP produk, analisis pasar, menyusun rencana awal dan eksekusi. Karena bagi praktisi bisnis, 1 langkah nyata jauh lebih berarti dibanding 1.000 langkah hanya wacana belaka.

Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *