Fri. May 15th, 2026

Wayan Supadno

Tadi malam saya dapat tamu di Novotel tempat saya menginap di Pekanbaru Riau. Menyenangkan, dinamis dan produktif. Sambil tertawa lepas ngakak. Karena makan malam bersama sekaligus membahas usaha.

Sebanyak 7 orang, semua tanya jawab topiknya hal MBG, karena mereka investor dan sebagian calon investor SPPG/Dapur MBG. Mereka sebagian besar pebisnis, termasuk kontraktor. Karena jadi investor SPPG butuh dana miliaran.

Puluhan pertanyaan ada yang normatif, tajam dan bahkan ada ngarang-ngarang karena opini publik medsos. Tapi terlihat dari mimiknya merasa happy karena dapat wawasan baru langsung dari pelakunya, yaitu saya sendiri.

Semua saya jawab sedetail-detailnya berbasis juknis dan empiris saya sendiri . Ini sangat penting mereka dan masyarakat luas agar tahu apa adanya hal MBG dari yang berpengalaman, bukan dari katanya. Yang tidak jelas tanggung jawabnya.

Di antaranya :

1). Sesungguhnya bagaimana SOP ikut jadi investor SPPG dan apa bisa langsung membangun duluan ?

Harus punya yayasan atau join dengan yayasan pihak lain yang sudah jadi mitra BGN. Tidak bisa membangun duluan. Mesti memenuhi syarat banyak sekali dan sangat ketat verifikasinya. Begitu juga legalitasnya sangat banyak dan baku. Ada format tahapannya.

Misal berapa jumlah calon penerima manfaat, berapa jauh radiusnya karena tidak boleh lebih dari 6 Km atau 20 menit, kordinat dan alamat lengkap nama dusun desa kecamatan kabupaten dan provinsi. Sehingga jika ada kendala/masalah pada kesempatan pertama teratasi cepat.

2). Berapa nilai investasi/SPPG dan apa saja RAB tiap itemnya ?

Pengalaman saya habis Rp 3 miliar tiap SPPG, dari 5 SPPG saya jika dirata-ratakan itu. Untuk beli/sewa 9 tahun tanah 1000 meter, membangun gedung 400 meter Rp 1,6 miliar, peralatan lengkap Rp 800 an juta dan 2 unit mobil box Rp 600 an juta. Lantai cat epoxy dan plafon PVC Legal SLHS, halal dan lainnya.

3). Apa saja hak, kewajiban dan tanggung jawabnya investor SPPG ?

Haknya dapat uang sewa/insentif dari BGN Rp 6 juta/hari atau Rp 144 juta/bulan. Itu bukan laba, karena akan kembali modal setelah 20 bulan. Jika lewat 20 bulan BGN/Pemerintah melunasi diangsur Rp 6 juta/hari itulah baru bisa dianggap laba.

Kewajibannya merawat atau mengganti jika ada yang rusak atau hilang. Misal ompreng hilang, wajib beli lagi. Wewenangnya ikut bertanggung jawab penuh atas suksesnya SPPG bersama Ka SPPG yang diutus oleh BGN. Di sinilah letak saling kontrol bersinergis positif.

4). Katanya banyak korupsi dan peluang untuk korupsi, di mana celah-celah peluang tersebut?

Menurut saya tidak ada peluang korupsi. Karena anggaran Rp 15.000/porsi penggunaannya jelas. Meliputi Rp 2.000/porsi untuk angsur ke Investor SPPG. Rp 3.000/porsi untuk operasional gaji relawan, BBM, PLN, kebersihan dan lainnya. Ini saja pusing membaginya.

Sedangkan yang Rp 10.000/porsi untuk belanja bahan pangan yang harus ada nasi, lauk protein hewani, protein nabati, buah, sayur dan susu. Bayangkan saja pembandingnya beli nasi bungkus Rp 10.000/bungkus dapat apa? Kalau anggaran Rp 10.000/porsi masih dikorupsi. Keterlaluan. Kok tega hak anak-anak kecil.

5). Bagaimana prospektifnya MBG ke depannya ?

Tiada yang tahu hari esok kita. Tapi pandangan saya MBG misinya sangat mulia. Harus dibuat UU agar berkelanjutan siapapun Presidennya ke depan wajib menjalankan MBG. Jika tidak. Apa tidak malu stunting 19,8%, IQ 78,49 dan tinggi badan rerata 158 cm. Rendah dibanding negara Asean lainnya.

7). Apa efek dominonya SPPG bagi masyarakat sekitar berdasarkan pengalaman?

Sejujurnya, saya haru sekali saat buka loker 5 SPPG yang melamar 1.000 orang lebih. Yang saya tampung maksimal 300 an orang. Ada 2 S2 dan 30 an orang Sarjana. Mulai di Yayasan, SPPG dan Koperasi suppliernya. Income Rp 100.000 sd Rp 200.000/orang/hari.

Para petani, peternak, UMKM dan nelayan pada senang mereka dapat kepastian pasar rutin tiap hari. Bayangkan saja 5 SPPG anggaran minimal Rp 100 juta/hari jadi income mereka. Kontan. Karena dana parkir di Virtual Account Rp 500 juta/SPPG. Terus diisi oleh BGN Pusat jika berkurang. Ekonomi kerakyatan tumbuh.

Salam Bermanfaat 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *