Fri. May 15th, 2026

Wayan Supadno

Arti betapa pentingnya kesaksian atau ulasan dari orang lain, biasanya dari pelanggan, pengguna jasa, atau orang yang sudah punya pengalaman terhadap suatu produk, layanan, atau seseorang dan bahkan proses hidup menjalani profesi.

Manfaat testimoni membangun kepercayaan, meyakinkan calon pelanggan, menunjukkan pengalaman nyata dan meningkatkan reputasi. Bahkan jadi saksi hidup perjalanan hidup, bahan pembelajaran.

Berikut ini kisahnya yang bisa kita bedah jadi sumber pembelajaran anak muda Indonesia ;

1). Kopral Paito

Tahun 1995, saya dinas militer di Rindam l/BB Pematang Siantar Sumut. Sebagai Komandan Tim Kesehatan Lapangan Dodiklatpur dan Pelatih Guru Militer. Saya baru dilantik jadi Perwira Militer. Sungguh, saya sangat terinsiprasi dengan Kopral Paito.

Kopral Paito lulusan SMA, pangkatnya Kopral. Bagian Telkomnya Militer. Selalu rendah hati, seminggu tiga kali piket 24 jam menjaga dan tanggung jawab hal jaringan komunikasi antara daerah latihan militer dan kantor Rindam I/BB.

Tapi mental juangnya kuat sekali. Karakternya terpercaya. Pembelajar tiada henti dan dipraktikkan. Saya selalu menyempatkan diri ngobrol cari ilmunya saat dia piket, di gardu posnya. Karena dia sukses jadi petani singkong hingga ratusan orang pekerjanya.

Armada truknya puluhan unit. Karena sekaligus jadi supplier bahan baku ke pabrik tapioka di Pematang Siantar. Dia lakukan dengan tidak nampak sibuk. Karena leadershipnya. Dia punya tim pemikir beberapa orang sarjana multi disiplin ilmu. Dikendalikan jarak jauh. Praktis.

2). Effendi Purba.

Hari ini saya di Pekanbaru Riau. Ada kegiatan. Di sela itu ada waktu kosong saya sempatkan ke kebunnya Pak Effendi Purba. Di Danau Buatan tidak jauh dari kota hanya 20 menit saja.Dulunya telpon saya malam hari sering sekali. Sampai larut diskusi hal pertanian.

Ternyata Ka Lapas (Rumah Penjara). Istrinya dokter dan punya 3 anak. Lucu-lucu diajak ke kebun Jeruk Madu Chokun sekarang sudah buah dan Durian Musang King. Ternyata mantan Satpam. Ikut seleksi pendidikan Akademi Imigrasi. Hebat juga ini. Salut.

Ternyata tahu masa lalu saya tukang munguti karung bekas dijual ke Kilang Padi terbesar. di Bukit Maraja. CV Niaga. Kampungnya di Pematang Siantar. Tahu juga kalau saya juga tukang munguti pinang berjatuhan di bawah pohonnya. Karena memang di Desa Bukit Maraja.

Pinang tersebut di sepanjang jalan dan batas kebun sawit milik PT Sipef (PMA/Belgia). Bertahun-tahun tanpa dipanen. Lalu saya uji coba numpang ekspor dan goal. Pinang saya kontrak 3 tahun. Perusahaan sangat senang dapat side income dana taktis. Diekspor cetak devisa.

Cipta lapangan kerja banyak orang, memetik, membelah, mengupas, menjemur dan memuat untuk ekspor. Sekalipun itu sudah lama tahun 1996. Indah dikenang karena bermanfaat. Kami berdua ketawa ngakak. Membahas itu. Pak Effendi Purba andaikan tidak cerita saya juga tidak tahu.

Dulu rajin japri dan telpon saya kadang sampai larut malam sambil pesan bibit maupun produk saya Hormax dan Bio Extrim. Sekarang Jeruk Madu Chokunnya sudah panen walaupun masih terlalu muda dibuahkan. Menggangu pembesaran batangnya.

Kedua kisah di atas ilmu hikmahnya bahwa mulai jadi pengusaha tidak harus kondisi serba sudah ideal semua. Pak Kopral Paito buktinya juga sukses sambil jadi anggota militer. Pak Effendi Purba sama juga, sukses punya usaha jeruk, durian dan sawit sambil dinas sebagai ASN Ka Lapas.

Kuncinya berani mulai dan bangkit jika gagal. Diambil ilmu hikmahnya. Tahun 1995, saya berani mengawali usaha sambil dinas militer karena terinspirasi Kopral Paito. Bisa leadership jarak jauh karenanya. Pak Effendi Purba mengaku terinspirasi kisah saya juga. Testimoni, saksi hidup.

Salam Bermanfaat 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *