Saat lebaran seperti saat ini, hampir bisa dipastikan harga pangan mahal. Menjadi kontributor naiknya inflasi di negeri ini. Selalu membuat antisipasi impor barang yang jumlah produksi kurang di dalam negeri.
Misal saja sapi, gula, bawang putih, kedelai dan lainnya. Intinya membuat cadangan stok agar pasar imbang antara permintaan dan penawaran stok yang ada. Agar harga terkendali.
Petani dan peternak yang cerdas. Menanam yang dijadwalkan panen raya saat lebaran. Berkat bisa menakar pasar. Contoh nyata petani buah naga, lampu dipasang agar berbuah di luar musim tepat saat lebaran panen.
Apalagi petani sayur mayur di Kalimantan. Mereka tahu saat lebaran kapal yang ke Kalimantan penuh penumpang. Otomatis pasokan pangan yang biasa didatangkan dari Jawa berkurang, langka dan harga mahal.
Momentum potensi pasar inilah ditakar dengan cermat. Agar dapat rezeki harga lumayan mahal. Laba bisa beda dari biasanya. Petani cepat sejahtera. Inilah yang bernama daya nalar analisis intelijen pasar.
Tahu persis biodiesel jadi rebutan di pasar global. Pasar ditakar. Menjamur PKS Mini penghasil POME bahan baku biodiesel. Ekonomi kerakyatan ini harus dibina, bukan dibinasakan. Harus disemangati kemandirian inovasinya.
Bagi yang peduli keadilan dan kemandirian. Situasi ini pasarnya ditakar juga. Kesempatan emas koperasi dimassalkan di sawit ruas hilir industri. Sekaligus arena hilirisasi inovasi PKS Mini karya peneliti lagi lomba efisiensi.
Depopulasi sapi, menyusut populasi sapi 2,4 juta ekor selama 10 tahun ini (BPS). Pasar ditakar oleh para importir daging. Penetrasi pasar agar pangsa pasar di Indonesia makin besar. Makin menggairahkan importir dalih menekan inflasi.
Jurus jitu. Para jagal sapi dijadikan agen pemasaran daging sapi dan kerbau impor. Agar sibuk memasarkan dan tiada waktu memotong sapi peternak kita. Makin semangat karena didukung oleh PT Berdikari (BUMN) sebagai importirnya.
Di balik itu, sebagian masyarakat yang sadar pentingnya kedaulatan bangsa. Depopulasi sapi, berdampak makin langka sapi Indonesia. Dianggap potensi. Pasar ditakar juga. Melakukan ternak breeding/pembiakan sapi.
Ilmu hikmahnya. Setiap situasi selalu hadir peluang pasar. Pasar bisa ditakar. Tergantung sudut pandang kita dan memberdayakan diri dalam menakar pasar tersebut. Tinggal kita mau jadi kontributor yang mana. Mau jadi solutif atau sebaliknya.
Ternyata. Ribuan tahun sebelum kita lahir. Ribuan tahun pula setelah kita mati. Hidup kita lazimnya hanya puluhan tahun saja. Bagai mampir minum di tengah perjalanan nan panjang saja. Sederhana sekali hidup ini.
Sekarang. Tergantung kita, untuk bekal perjalanan nan panjang menuju hidup kekal kelak tersebut. Mau minum air yang mana. Tergantung kita sendiri sebagai gembala badannya sendiri. Selamat direnungkan sendiri.
Tuhan tiada kan mengubah nasib suatu kaum (bangsa), jika bangsa tersebut tiada berusaha mengubah nasibnya sendiri.
Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630