{"id":666,"date":"2022-09-08T22:50:00","date_gmt":"2022-09-08T15:50:00","guid":{"rendered":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/?p=666"},"modified":"2022-12-15T13:53:26","modified_gmt":"2022-12-15T06:53:26","slug":"empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/","title":{"rendered":"EMPIRIS MEMBANGUN BISNIS BERMODAL DENGKUL"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Wayan Supadno - Empiris Membangun Bisnis Bermodal Dengkul\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/MZh-7H-tSRE?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Sejujurnya, saya geli saja membaca berita hasil analisis kajian. Penyebab gagalnya para pengusaha pemula (&nbsp;<em>start up<\/em>&nbsp;) jumlahnya 2.346 orang, yang 99% gagal. Disimpulkan karena kekurangan atau kehabisan modal. Semua pemula memang serba kurang.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya cukup banyak telah membaca buku kisah para insan sukses. Begitu juga cukup banyak telah memperhatikan para pengusaha sukses yang saya kenal. Semua pernah mengalami kesulitan modal.<\/p>\n\n\n\n<p>Begitu juga saya pribadi. Mengawali usaha sejak tahun 1995 dengan modal utang Primkopad Rp 100.000. Setelah 6 bulan tertipu, bangkrut jadi minus di atas Rp 100 juta. Tentu ini sangat sulit. Tapi setelah 5,5 tahun bisa deposito Rp 6,7 miliar.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya proses mengalami kesulitan modal memang wajib dilalui oleh siapa saja yang memulai usaha. Itu bagian dari manajemen&nbsp;<em>cashflow<\/em>. Berapapun banyaknya modal diberikan jika gagal mengelola arus kas maka gagal juga usahanya. Banyak penerima harta warisan gagal, itu buktinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, banyak kisah orang sukses mengawali usaha dengan modal dengkul. Tanpa modal tapi bisa punya arus kas sehat, omzet dan laba besar. Nilai kapital barang dagangannya besar dan transaksinya besar, tapi bukan miliknya. Milik orang lain. Berkat dipercaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Empiris pribadi. Tahun 1995 selain dinas militer. Mengawali usaha di luar jam dinas. Utang Primkopad Rindam l\/BB Pematang Siantar Sumut Rp 700.000, untuk amplop dokter anak lahir Rp 200.000, beli vespa kongo 1964 Rp 400.000 dan modal usaha Rp 100.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada 6 bulan pertama bangkrut minus di atas Rp 100 juta karena ditipu pelanggan. Jual beli benih kacang \u2013 kacangan PJ penutup lahan sawit belum menghasilkan. Tapi diambil ilmu hikmahnya, melangkah lagi. Tidak kapok.<\/p>\n\n\n\n<p>Justru makin tahu, dapat ilmu, pentingnya hati \u2013 hati memilih mitra usaha. Usaha berkembang bidang jual beli karung bekas, cangkang sawit, kayu teh pasca&nbsp;<em>land clearing<\/em>&nbsp;mau peremajaan, pinang, batu kapur gamping CaO kadar 85%, ikan mas dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua memakai dana atau aset milik orang lain dengan cara membangun kepercayaan. Ada yang dibayar duluan sebelum barang dikirim. Ada pula barang belakangan saat saya membeli dijual lagi, dibayar jika barang telah laku terjual lunas.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah proses pembelajaran sesungguhnya di lapangan. Luar biasa manfaatnya. Minimal bagaimana cara meyakinkan orang lain agar percaya dan makin percaya, agar ketergantungan minta kerja sama terus.<\/p>\n\n\n\n<p>Mitra usaha harus dibuat senyaman mungkin, seaman mungkin dan labanya sehat adanya. Laba sedikit per transaksi tidak apa \u2013 apa asal sehat&nbsp;<em>fast moving<\/em>. Agar omzet dan laba kumulatifnya besar. Hanya karena bisa \u201d dipercaya \u201d maka bisa punya usaha banyak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sekalipun semuanya milik orang lain. Agar sebanyak mungkin nilai kapitalnya. Karena saya sadar modal dengkul. Caranya yaitu cari, temukan dan penuhi apa maunya mitra usaha. Cari, temukan dan hindari apa saja yang paling tidak disukai oleh mitra usaha.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Salam \ud83c\uddf2\ud83c\udde8<br>Wayan Supadno<br>Pak Tani<br>Hp 081586580630<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-09-08-at-22.57.45.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-669\" width=\"841\" height=\"630\" srcset=\"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-09-08-at-22.57.45.jpeg 618w, https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-09-08-at-22.57.45-300x225.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 841px) 100vw, 841px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejujurnya, saya geli saja membaca berita hasil analisis kajian. Penyebab gagalnya para pengusaha pemula (&nbsp;start up&nbsp;) jumlahnya 2.346 orang, yang 99% gagal. Disimpulkan karena kekurangan atau kehabisan modal. Semua pemula memang serba kurang. Saya cukup banyak telah membaca buku kisah para insan sukses. Begitu juga cukup banyak telah memperhatikan para pengusaha sukses yang saya kenal. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":675,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.11 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>EMPIRIS MEMBANGUN BISNIS BERMODAL DENGKUL - Artikel Pak Tani<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sejujurnya, saya geli saja membaca berita hasil analisis kajian. Penyebab gagalnya para pengusaha pemula (start up) jumlahnya 2.346 orang, yang 99% gagal. Disimpulkan karena kekurangan atau kehabisan modal. Semua pemula memang serba kurang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"EMPIRIS MEMBANGUN BISNIS BERMODAL DENGKUL - Artikel Pak Tani\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sejujurnya, saya geli saja membaca berita hasil analisis kajian. Penyebab gagalnya para pengusaha pemula (start up) jumlahnya 2.346 orang, yang 99% gagal. Disimpulkan karena kekurangan atau kehabisan modal. Semua pemula memang serba kurang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel Pak Tani\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-08T15:50:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-15T06:53:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-15-at-13.51.18.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wayan Supadno\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wayan Supadno\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/\",\"url\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/\",\"name\":\"EMPIRIS MEMBANGUN BISNIS BERMODAL DENGKUL - Artikel Pak Tani\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-09-08T15:50:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-15T06:53:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#\/schema\/person\/b6cf4f2df37eff47886ef305eb09c884\"},\"description\":\"Sejujurnya, saya geli saja membaca berita hasil analisis kajian. Penyebab gagalnya para pengusaha pemula (start up) jumlahnya 2.346 orang, yang 99% gagal. Disimpulkan karena kekurangan atau kehabisan modal. Semua pemula memang serba kurang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"EMPIRIS MEMBANGUN BISNIS BERMODAL DENGKUL\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#website\",\"url\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/\",\"name\":\"Artikel Pak Tani\",\"description\":\"Artikel Wayan Supadno\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#\/schema\/person\/b6cf4f2df37eff47886ef305eb09c884\",\"name\":\"Wayan Supadno\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a81db2a3a7c2d36607541422412d916a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a81db2a3a7c2d36607541422412d916a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wayan Supadno\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/localhost\/wordpress\"],\"url\":\"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"EMPIRIS MEMBANGUN BISNIS BERMODAL DENGKUL - Artikel Pak Tani","description":"Sejujurnya, saya geli saja membaca berita hasil analisis kajian. Penyebab gagalnya para pengusaha pemula (start up) jumlahnya 2.346 orang, yang 99% gagal. Disimpulkan karena kekurangan atau kehabisan modal. Semua pemula memang serba kurang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"EMPIRIS MEMBANGUN BISNIS BERMODAL DENGKUL - Artikel Pak Tani","og_description":"Sejujurnya, saya geli saja membaca berita hasil analisis kajian. Penyebab gagalnya para pengusaha pemula (start up) jumlahnya 2.346 orang, yang 99% gagal. Disimpulkan karena kekurangan atau kehabisan modal. Semua pemula memang serba kurang.","og_url":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/","og_site_name":"Artikel Pak Tani","article_published_time":"2022-09-08T15:50:00+00:00","article_modified_time":"2022-12-15T06:53:26+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1600,"url":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-15-at-13.51.18.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Wayan Supadno","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wayan Supadno","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/","url":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/","name":"EMPIRIS MEMBANGUN BISNIS BERMODAL DENGKUL - Artikel Pak Tani","isPartOf":{"@id":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#website"},"datePublished":"2022-09-08T15:50:00+00:00","dateModified":"2022-12-15T06:53:26+00:00","author":{"@id":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#\/schema\/person\/b6cf4f2df37eff47886ef305eb09c884"},"description":"Sejujurnya, saya geli saja membaca berita hasil analisis kajian. Penyebab gagalnya para pengusaha pemula (start up) jumlahnya 2.346 orang, yang 99% gagal. Disimpulkan karena kekurangan atau kehabisan modal. Semua pemula memang serba kurang.","breadcrumb":{"@id":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/empiris-membangun-bisnis-bermodal-dengkul\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"EMPIRIS MEMBANGUN BISNIS BERMODAL DENGKUL"}]},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#website","url":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/","name":"Artikel Pak Tani","description":"Artikel Wayan Supadno","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#\/schema\/person\/b6cf4f2df37eff47886ef305eb09c884","name":"Wayan Supadno","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"http:\/\/bja.skom.id\/wordpress\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a81db2a3a7c2d36607541422412d916a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a81db2a3a7c2d36607541422412d916a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wayan Supadno"},"sameAs":["http:\/\/localhost\/wordpress"],"url":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-15-at-13.51.18.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/666"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=666"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/666\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":677,"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/666\/revisions\/677"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/media\/675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=666"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=666"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bjafarm.com\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=666"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}