Kadang saya geli saja memperhatikan dinamisnya perang Rusia Ukraina. Selalu menghadirkan ilmu hikmah tentang situasi global. Baik politik, ekonomi, militer dan dampak lainnya.
Konkretnya saat ini, Amerika Serikat (AS) membujuk Ukraina agar membuka pintu dialog dengan Rusia untuk segera berdamai. Menandakan AS dan Eropa sudah lelah.
Sikap AS dan Eropa kali ini penuh kalkulasi logis matematis bisnisnya. Menyadari betul jika perang terus berlarut AS dan Eropa akan lumpuh ekonominya. Kemiskinan dadakan massal.
Ini akibat inflasi melambung. Dampak harga energi tidak terkendali lagi. Karena oleh Rusia, jalur distribusi logistiknya dihadang dan dihancurkan. Ini sangat strategis.
Negara Timur Tengah pun sebagai penghasil energi telah main mata dengan Rusia, tidak mau menambah volume produksi energinya. Tidak menuruti permintaan AS. Agar harga energi kembali murah.
Sekalipun selama 70 tahun lebih AS sebagai pengendali dunia hal harga energi. Bahkan termasuk bahan baku industri persenjataannya dapat murah misal dari Freeport di Papua.
Kali ini AS sikapnya beda. Biasanya cipta kondisi agar selalu ada perang. Maksud tujuannya agar ada ” pasar baru ” untuk hasil industri persenjataannya yang telah berkontribusi 25% dari total PDB nya.
Pasti sudah dihitung dengan cermat. Laba jualan senjata ke Ukraina selama 1 tahun ke depan dibanding ambruknya ekonomi 1 tahun ke depan jika tetap perang Rusia Ukraina.
Setidaknya selama 6 bulan terakhir ini. Bisa jadi data empirik bahan kajian ekonomi metriksnya. Bahwa jika perang Rusia Ukraina berlanjut dampaknya AS dan Eropa jadi negara miskin fatal.
Jika itu terjadi AS dan Eropa mundur seperti 100 tahun lalu. Rusia, RRC dan Negara Timur Tengah jadi panen raya. Negara tropis besar Indonesia berjaya asal berdaulat pangan dan energinya. Karena Indonesia serba ada.
Terpenting, politik di dalam negeri AS dan Eropa bisa kacau. Kepercayaan ke pemerintah di AS dan Eropa turun drastis. Gejolak makin parah. Sangat susah mengembalikan. Bisa jadi ancaman berikutnya oleh Putin dan kawannya.
Semua situasi selalu menghadirkan potensi bisnis. Begitu juga situasi ini. Menghadirkan potensi peluang emas bagi Indonesia. Peluang itu hanya dimiliki Indonesia negara kita ini.
Salam 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630