Wed. Jan 14th, 2026

Wayan Supadno

Kisah anak muda berikut ini sungguh menginspirasi. Ada ilmu hikmah bahan pembelajaran sesama anak muda Indonesia. Karena cerdas dalam mengambil keputusan bisnis. Sangat presisi estimasinya karena valid data dan jeli analisisnya.

TKI Petani Sawit.

Dia merantau ke luar negeri, disiplin investasi dan ekspansi kebun sawit dari gajinya di AS yang lumayan besar. Hingga bisa menyisihnya Rp 40 juta/bulan. Karena tahu data 2020 sejak Biodiesel Sawit B20 diluncurkan.

Diyakini permintaan B20 akan naik dan akan jadi B50 di masa mendatang. Implikasinya permintaan sawit akan meroket, sisi lain moratorium sawit tetap diberlakukan. Praktis harga sawit makin naik tajam, sekarang di atas Rp 3.000/kg TBS.

Tidak berhenti di situ saja cara berpikir kritisnya. Selain ekspansi sawit sejak 2020 hingga sekarang, masih juga berusaha menekan harga pokok produksi (HPP) caranya integrasi sawit sapi. Adaptif dengan inovasi, limbah solid dan bungkil sawit jadi pakan sapinya.

Feses sapi kering angin bisa dapat 5 ton/ekor/tahun. Sapi indukan 400 kg/ekor indukan. Artinya cukup 5 ekor sapi untuk 1 hektar sawit akan terjadi proses ekonomi sirkular nol limbah. Kok ya pas sekali, pas permintaan sapi terus naik karena depopulasi sapi di Indonesia 2,45 juta ekor selama 10 tahun terakhir.

Ilmu hikmahnya, sungguh sangat penting bermental untuk suka menganalisa data fakta empirik fenomena peluang bisnis yang ada. Membeli masa depan. Memprediksi situasi yang akan terjadi. Dikaji dengan teliti. Bernyali dalam investasi agar valuasi kapital bisnis meroket. Hidupnya makin bermanfaat.

Artinya kemampuan memperkirakan angka-angka atau kondisi bisnis sedekat mungkin dengan kenyataan yang akan terjadi, baik itu untuk pendapatan, biaya, laba, permintaan pasar, kebutuhan modal, maupun waktu pengerjaan.

Kuncinya adalah akurasi dan konsistensi dalam memprediksi, sehingga keputusan bisnis tidak didasarkan pada tebak-tebakan, tapi pada data dan analisis yang valid. Apapun situasinya yang akan terjadi, terprediksi.

Manfaatnya ;

1). Mengurangi risiko keputusan yang salah akibat prediksi ngawur.

2). Menghemat biaya karena stok, produksi, atau tenaga kerja tidak kelebihan atau kekurangan.

3). Meningkatkan kepercayaan investor karena proyeksi keuangan terbukti realistis.

4). Mempercepat respons pasar saat ada perubahan permintaan atau biaya.

5). Memudahkan perencanaan strategis seperti ekspansi, investasi alat, atau rekrutmen.

Beberapa langkah praktisnya :

1). Gunakan data historis yang relevan.

2). Segmentasi data sesuai kebutuhan.

3). Model prediksi yang tepat.

4). Validasi berkala agar tahu dinamikanya.

5). Libatkan tim lintas fungsi.

6). Pertimbangkan faktor eksternal.

7). Membuat skenario/simulasi uji skala kecil.

Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *