Tue. Jan 13th, 2026

Untuk Anak Muda Indonesia, kisah di bawah ini kaya akan ilmu hikmahnya. Silahkan diambil manfaatnya. Agar makin luas wawasan bisnisnya. Agar makin tajam intuisi dan daya nalar analisis bisnisnya. Sehingga keputusan bisnisnya sangat tepat presisinya.

1). Petani Buah Naga.

Begitu tetangganya dapat kontrak ekspor buah naga jumlah besar rutin selama 6 tahun. Berkat intelijen pasar dan menerapkan STP (Segmentation, Targeting, Positioning). Kontan para petani buah naga memasang lampu agar buahnya tanpa kenal musim. Agar bukan cuma 20 ton/ha/tahun tapi jadi 45 ton/ha/tahun. Juga ekspansi. Presisi bisnisnya.

2). Peternak Sapi.

Tidak mau memasarkan secara asalan karena sapinya bunting yang diimpor dari Australia. Tapi tahu ceruk pasarnya di kelompok tani. Tahu juga mereka sangat terbatas pendanaannya lalu dikaitkan ke bank agar menikmati KUR dan jumlah sapi bisa lebih banyak lagi. Begitu juga pakannya dipilih bahan baku sesuai fasenya starter, grower dan finisher. Bukan sama rata semua sapi. Sangat presisi.

3). Industriawan.

Tidak mau dananya mengendap non produktif sehingga saat beli bahan baku sangat selektif. Agar tidak banyak limbah akibat rendemennya rendah. Tidak mau juga dana parkir jadi produk jadi, tapi diproduksi sesuai kebutuhan riil pasarnya. Manajemen PPIC (Production, Planning & Invontory Control) diterapkan. Agar investasi (ROI) cepat kembali. Iptek diterapkan bukan cuma dihafal. Presisi.

Presisi dalam bisnis adalah kemampuan mengambil keputusan dan menjalankan aktivitas bisnis secara tepat sasaran, akurat, dan konsisten, berdasarkan data, analisis, dan standar yang jelas. Sehingga mengurangi kesalahan. Menghindari pemborosan. Memaksimalkan hasil

Manfaat presisi dalam bisnis ;

1). Manfaat strategis. Keputusan lebih akurat dan objektif. Risiko bisnis lebih terkendali. Strategi lebih fokus dan tajam.

2). Manfaat operasional. Efisiensi biaya dan waktu. Minim trial error. Produktivitas meningkat.

3). Manfaat finansial. Margin keuntungan lebih stabil. Cash flow lebih sehat. Return on investment (ROI) lebih tinggi

4). Manfaat jangka panjang. Daya saing meningkat. Bisnis lebih sustenable. Mudah melakukan scaling.

Bagaimana kajian presisi dalam bisnis?

Presisi dalam bisnis dikaji dari beberapa pendekatan keilmuan :

1). Manajemen dan Strategi. Strategic Planning berbasis data. Key Performance Indicator (KPI). Balanced Scorecard.

2). Ekonomi dan Keuangan. Analisis biaya dan manfaat. Break Even Point (BEP). Forecasting permintaan

3). Statistik dan Data Analytics. Data historis, prediksi masa depan. Segmentasi pasar. Analisis perilaku konsumen

4). Operasional dan Proses. Standard Operating Procedure (SOP). Quality control. Lean management

5). Teknologi Bisnis. Business Intelligence. AI dan Machine Learning. ERP, CRM, POS system.

Intinya presisi lahir dari intuisi, data, analisis, keputusan dan evaluasi berulang hingga ketemu titik ideal paling sempurna dibandingkan sebelum-sebelumnya. Ini sangat penting.

Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *