Pendek kata, jika pemerintah masih peduli dengan jutaan petani sawit yang pada menjerit karena sawitnya tidak laku akibat PKS tutup. Dampak tangki timbun CPO penuh. Maka pemerintah pada kesempatan pertama harus menguras stok CPO saat ini 6,1 juta ton.
Tentu satu – satunya jalan hanya dengan kemudahan ekspor tanpa pajak pungutan memberatkan. Karena dari produksi CPO 52 juta ton/tahun selama ini 34 juta ton untuk ekspor. Jika ekspor disumbat pasti dampaknya penuh lalu hulunya TBS petani tidak terserap.
Jika stok CPO 6,1 juta ton saat ini terkuras untuk ekspor. Maka tangki timbun kosong lalu PKS kembali buka, bisa menyerap TBS petani. Tanpa langkah itu maka ” krisis petani sawit ” makin miris. Mereka para petani kecil adalah investor massal di negerinya sendiri. Mereka pejuang keluarga dan bangsanya.
Pajak ekspor US $ 288/ton, pungutan ekspor US $ 200/ton dan flush out US $ 200/ton dengan total US $ 688/ton setara Rp 11 juta/ton CPO untuk ekspor. Bebannya 55% dari harga CPO global. Luar biasa. Itu sesungguhnya membebani terlalu berat ke petani sawit. Bukan ke eksportir atau pengusaha PKS. Pasti paling hulu yang terdampak.
Sangat mustahil, harga TBS bisa terwujud sesuai janji pemerintah kembali Rp 3.500/kg. Jika harga CPO global saat ini Rp 20 juta/ton. Masih kena pajak pungutan Rp 11 juta/ton. Otomatis harga CPO domestik sekitar Rp 8 juta/ton. Otomatis juga harga TBS petani hanya Rp 1.200/kg rendemen 20%. Ongkir TBS ke PKS dan CPO ke pelabuhan.
Sebaliknya, jika harga TBS tidak Rp 3.500/kg. Petani tanpa laba sehat. Karena biaya produksi (HPP) Rp 1.800/kg dampak dari harga pupuk dan herbisida naik 2x lipat sejak perang Rusia Ukraina. Terlebih di Malaysia harga TBS petani jauh dari harga TBS di Indonesia. Intinya, pasar tidak bisa diintervensi oleh politik sekalipun.
Kita harus ingat, Presiden Jokowi keliling dunia juga mencari investor. Bahkan sering beliau marah akibat lambatnya pemerintah daerah merespon, jika ada investor. Karena perannya sangat penting APBN kita lebih dari 80% berasal dari pajak. Pengangguran penyerapnya investor. Petani dan pengusaha PKS adalah investor massal. Jangan dikecewakan.
Salam 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630
