Berikut ini contoh konkret dari “Nilai dari Kepercayaan”, bisa diambil ilmu hikmahnya sebagai literasi pembelajaran. Kepercayaan syarat mutlak pertama dan utama bagi pelaku usaha, termasuk profesi apapun juga butuh kepercayaan.
Seorang pengusaha rental mobil, tidak pusing cari modal karena diback up total oleh bank. Bahkan muatannya juga bank yang mencarikannya. Sehingga sangat wajar kalau dapat kuota kredit karena selalu kekurangan armada. Labanya untuk angsuran cukup dan disiplin dalam angsuran, bahkan masih sisa jadi laba tambahan. Baru 5 tahun 38 unit armadanya. Karena terpercaya.
Seorang pengusaha penginapan daerah wisata, cashflownya sehat karena selalu penuh tamu kamarnya. Akibat pelanggannya sebagai testimoni pengguna pada puas lalu ikutan iklan selfie di medsosnya. Berkicau puas. Karuan banyak yang penasaran lalu pelanggan tambah banyak. Cashflow sehat, terus ekspansi tambah kamar. Karena terpercaya.
Peternak integrasi kebun, juga sama tanpa pusing cari pemodal bagi hasil. Banyak yang pesan agar dicetakkan kebun dan nitip sapi bagi hasil. Tanpa pakai waktu lama populasi sapi jadi banyak. Kebun luas karena labanya dijadikan kebun juga. Terpercaya mengelola dapat laba lagi. Karena terpercaya ucapannya bisa dipegang.
Kepercayaan adalah salah satu aset paling berharga bagi seorang pengusaha.
Nilainya sering kali melebihi uang, karena kepercayaan adalah dasar dari setiap hubungan bisnis.
Ketika seseorang dipercaya, orang lain akan merasa aman untuk bekerja sama, membeli produknya, atau berinvestasi padanya.
Bagi seorang pengusaha, kepercayaan berarti keyakinan orang lain bahwa dirinya jujur, konsisten, dan bertanggung jawab.
Dengan kepercayaan, usaha menjadi lebih lancar karena tidak semua hal harus dibuktikan dengan kontrak atau pengawasan ketat, cukup dengan nama baik dan reputasi.
1). Manfaat Kepercayaan
Kepercayaan memberikan banyak manfaat nyata.
Pelanggan akan menjadi loyal, karena yakin produk atau layanan yang diberikan selalu berkualitas dan sesuai janji.
Reputasi pengusaha pun meningkat, sehingga lebih mudah mendapatkan proyek, investor, atau mitra baru.
Kepercayaan membuat biaya promosi dan negosiasi lebih kecil, sebab orang sudah mengenal dan yakin dengan nama baiknya.
Karyawan juga akan lebih semangat bekerja jika mereka percaya pada pemimpinnya.
Lingkungan kerja menjadi sehat dan produktif karena dibangun atas dasar saling percaya.
2). Kerugian Jika Tidak Terpercaya
Sebaliknya, jika pengusaha kehilangan kepercayaan, dampaknya sangat berat.
Pelanggan akan lari, penjualan menurun dan reputasi hancur.
Nama baik yang rusak akan cepat menyebar, terutama di era media sosial.
Investor dan mitra bisnis akan menjauh karena tidak ingin mengambil risiko bekerja sama dengan orang yang tidak bisa dipercaya.
Di dalam perusahaan sendiri, karyawan bisa kehilangan motivasi, bahkan memilih keluar.
Sekali kepercayaan hilang, membangunnya kembali butuh waktu lama, bahkan bertahun-tahun.
3). Proses Agar Menjadi Terpercaya
Menjadi pengusaha yang dipercaya tidak terjadi dalam proses semalam.
Kepercayaan dibangun melalui sikap dan kebiasaan yang konsisten.
Langkahnya pertama adalah jujur, jangan menipu atau menyembunyikan hal penting.
Selalu tepati janji dan jaga konsistensi antara ucapan dan tindakan.
Bersikap transparan dalam urusan harga, laporan, dan proses kerja juga penting agar orang lain merasa aman.
Jika terjadi kesalahan, akui dengan tanggung jawab dan segera perbaiki.
Selain itu, jalin komunikasi yang baik dan terbuka, karena kepercayaan tumbuh dari hubungan yang sehat dan saling menghargai.
Lama-kelamaan, kepercayaan itu akan tumbuh melalui rekam jejak, testimoni, dan reputasi baik yang terus terbangun.
Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630