Banyak hal strategis yang dibangun oleh pemerintahan Pak Jokowi jadi warisan ( legacy ). Kita semua tahu. Di antaranya infrastruktur, bendungan, pelabuhan, bandara dan lainnya.
Legacy tersebut sangat penting sebagai sarana taktis menekan harga pokok produksi (HPP) agar produk Indonesia makin kompetitif lagi atau pelaku usahanya dapat laba lebih sehat lagi.
Tapi demi keberlanjutan, maka butuh kepastian pangan ada dan harga terjangkau. Sekaligus mengkaryakan anak bangsa secara massal. Apa yang kita impor selama ini. Agar tidak menyejahterakan petani luar negeri. Agar berdaulat.
1. Legacy Sapi Indukan.
Selama ini kita impor daging dan sapi setara 1,5 juta ekor/tahun. Jika itu jantan semua, maka setara anakan dari induk sebanyak 4 juta ekor di luar negeri sana. Anaknya 3 juta ekor jantan dan betina. Khusus jantan 1,5 juta ekor.
Solusinya agar berhenti impornya. Maka yang diimpor betinanya 4 juta ekor. Jadi lapangan kerja masyarakat pedesaan. Setara dengan Rp 60 triliun jika indeks harga Rp 15 juta/ekor sapi dara.
Masyarakat terberdayakan sekitar 1 juta kepala keluarga (KK) jika indeks 4 ekor/KK, jika beranak pinak makin banyak butuh pengelola. Stunting terhindarkan. Impor sapi 3 tahun berikutnya jadi nol. Hemat devisa Rp 30 triliun/tahun.
2. Legacy Kebun Tebu Rakyat.
Selama ini kita impor gula tebu minimal 4 juta ton terbesar di dunia, sekalipun tahun 1930 produsen gula terbanyak ke 2 di dunia. Praktis menguras devisa minimal Rp 24 triliun/tahun. Memperkaya petani luar negeri.
Jika terlambat datang misal karena lockdown, jadi mahal lalu inflasi naik tajam seperti 2 tahun lalu. Atau negara asal mengerem ekspornya kita kelabakan. Volume impor setara hasil panen 600.000 ha.
Lahan gambut di luar negeri tempat pengembangan tebu. Di Indonesia lahan gambut jutaan hektar terlantar bekas pembalakan. Jika dikembangkan tebu di lahan gambut 1 juta ha.
Minimal 1 juta KK karena ada Pabrik Gula Tebu, sejahtera dapat pekerjaan. Anggaran tiada lebih dari Rp 100 juta/ha. Atau jika 600.000 ha maka setara Rp 60 triliun. Masyarakat sejahtera jangka panjang. Lahan produktif. Hemat devisa.
Salam 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630