Mon. Mar 2nd, 2026

Berikut ini bisa diambil ilmu hikmahnya oleh anak muda yang mau jadi pengusaha hebat. Karena syarat mutlak jadi pengusaha hebat harus pernah jadi pemasar hebat dan pemasar hebat harus bisa jadi intelijen pasar hebat juga. Produk, jasa, invensi hasil penelitian dan ide sebaik apapun jika tidak laku, itu tiada arti.

1). Prof Subagiyo, Dr Tatang dkk, dari ITB. Selama beberapa tahun silam namanya populer di dunia. Karena jadi Inovator katalis Merah Putih, mengubah sawit jadi Biodiesel. Karena sukses menjual temuannya. Solusi untuk dunia jangka panjang. Nama Indonesia harum karenanya.

2). Pengalaman saya pribadi kelas ecek – ecek. Pernah populer 30 tahun silam, karena mampu menjual karung bekas pupuk ratusan ribu lembar dari PTPN. Menjual limbah cangkang sawit mengganti batu baru 3.000 ton/bulan selama 5 tahun untuk steam bolier. Menjual limbah kayu teh mau dibakar saya batalkan.

Ilmu hikmahnya, menjual bukan soal mudah. Banyak hasil penelitian menumpuk di lemari perpustakaan tapi berkat mampu menjual Prof Subagiyo dkk jadi Inovator, invensinya jadi inovasi membumi bermanfaat nyata bagi seisi bumi, sepanjang zaman. Saat ini telah terjual minimal 17 juta ton biodiesel/tahun. Hidupnya bermanfaat bagi orang lain.

Keterampilan menjual (sales skills), kemampuan meyakinkan orang lain agar membeli produk, jasa, hasil penelitian atau ide. Ini bukan hanya soal jualan, tapi juga mencakup komunikasi, persuasi, empati dan membangun kesan positif.

Manfaat Keterampilan Menjual ;

1). Meningkatkan pendapatan pribadi/perusahaan.

2). Membangun hubungan baik dengan pelanggan.

3). Meningkatkan kepercayaan diri.

4). Membuka peluang karier di berbagai bidang.

5). Mampu memengaruhi orang lain secara positif.

Cara Mengasah Keterampilan Menjual ;

1). Pahami produk atau jasa dengan baik.
Mengetahui manfaat, keunggulan dan keunikan produk.

2). Mengenali target pasar/pelanggan.
Pelajari kebutuhan, masalah, dan kebiasaan calon pembeli.

3). Membangun komunikasi yang efektif. Gunakan bahasa yang jelas, ramah, dan persuasif.

4). Melatih kemampuan mendengar aktif. Dengarkan kebutuhan pelanggan sebelum menawarkan solusi.

5). Belajar mengatasi penolakan. Siapkan jawaban untuk pertanyaan dan keraguan pelanggan.

6). Gunakan teknik closing yang tepat.
Contoh: “Bagusnya diambil sekarang, karena promo hanya sampai hari ini “.

7). Meningkatkan empati dan kepercayaan diri. Pelanggan lebih mudah percaya pada penjual yang tulus dan percaya diri.

Contoh praktis lainnya ;

1). Menjual Produk.
Seorang penjual buah pepaya California inovasi IPB, menjelaskan keunggulan kepada calon pembeli. Calon pembeli akhirnya setuju membeli karena merasa dipahami dan diuntungkan.

2). Menjual Jasa. Seorang freelancer desain grafis menawarkan jasanya kepada pemilik toko online. Menunjukkan portofolio, menawarkan harga terjangkau dan memberi desain percobaan gratis. Solutif.

3). Menjual Ide. Seorang mahasiswa meyakinkan dosen dan teman-temannya untuk mendukung ide proyek sosial dengan menjelaskan manfaatnya bagi lingkungan dan menunjukkan rencana kerja yang jelas.

Salam Antusias 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *