Thu. Jan 15th, 2026

Empiris.
Dua hari lalu, saya kaji ulang merenung. Ternyata apa yang saya pikirkan selama ini lebih setahun hasilnya cuma ” kepikiran ” saja. Apa yang saya bahas rencana selama ini hanya ” wacana ” belaka.

Tentang ide gagasan bisnis rencana membangun kandang sapi di tengah blok kebun buah tropis durian dan alpukat. Di tengah kebun sawit di Pangkalan Bun Kalteng. Inovatif integratif.

Ternyata setelah saya putuskan, dieksekusi tadi malam. Instruksi ke staf agar direlokasi 17 pohon durian satu jalan 132 meter. Agar kandangnya bisa untuk 500 ekor sapi. Hemm, ternyata hanya 0,5 hari memakai excavator sudah kelar rapi.

Mulai besok kerja konstruksi kandang. Saya tinggal pulang ke Cibubur, saat nanti ke Pangkalan Bun 1 bulan lagi, sudah jadi. Tidak ” kepikiran dan berwacana ” lagi. Ada hasil dan manfaatnya. Setidaknya tukang beberapa orang masyarakat sekitar dapat pekerjaan.

Ke depan lebih banyak dan permanen dapat pekerjaan jangka panjang. Mengurus sapi, kandang, pakan sapi dan alpukat maupun durian musang king nya. Sama – sama diuntungkan, dimenangkan. Antara saya dan masyarakat.

Integrasi sapi dan durian agar menekan harga pokok produksi (HPP) dengan cara pendekatan inovasi. Limbah rumput gulma jadi pakan sapi. Lalu sapi dijual daging bernilai ekonomi tinggi membangun pangan kita. Limbah feses dan urine sapi jadi pupuk diperkaya Bio Extrim dan Hormax. Beres. Meminimalkan NPK kimia.

Tidak kalah pentingnya, agar jadi contoh konkret di lapangan. Bisa jadi tempat belajar dan berlatihnya bagi kawula muda yang mau menirunya. ATP (amati, tiru, plek) atau ATM (amati, tiru, modifikasi). Sesuai kondisi masing – masing.

Sekali lagi, selama ini setahun lebih. Apa yang selalu saya pikirkan saja ternyata hasilnya cuma kepikiran doang. Apa yang selalu saya ceritakan rencananya hasilnya cuma wacana doang. Jika tanpa dipraktikkan. Non laba, non manfaat nyata.

Kadang terasa malu kalau hanya berbicara dan berbicara terus tanpa mengisahkan fakta lapangan. Beda dengan sawit sapi, kalau itu sudah lama running well. Sudah sangat minimal melibatkan saya. Sistem yang bermain.

Sudah mengkaryakan banyak tetangga. Sudah mengurangi impor sapi. Sudah juga mengurangi impor NPK kimia. Sudah mengurangi beban limbah di pabrik kelapa sawit (PKS) bahkan diubah jadi daging sapi. Lahan tandus telah jadi subur. Langkah kecil bukan masalah, yang pasti telah berbuat.

Sungguh bersyukur, hasil selama setahun ini bernama ” kepikiran dan wacana ” telah berakhir. Tiada terasa durian tumbuh berkembang makin besar juga. Rumput selama ini banyak terbuang, ke depan jadi ada manfaatnya, pakan sapi.

Ilmu hikmahnya, sekalipun saya punya ilmu dipikirkan selalu. Sekalipun punya rencana indah. Sekalipun ada lahan. Sekalipun ada pasar besar. Jika tanpa saya praktikkan di lapangan tiada perubahan yang bermanfaat nyata.

Setelah dieksekusi dikerjakan tim pemikir dan pelaksana lapangan. Baru berubah. Ternyata betul sekali, bahwa saya tidak bisa kerja sendiri. Tim solid sinergis berebut peran sangat penting. Terlebih jika semua tahu diri lalu improvisasi berkontribusi.

Monggo kunjungi youtube. Jika ada manfaatnya jangan lupa like, subscribe dan share.

Langsung saja simak videonya :
https://youtu.be/tuwX_hic3Iw

Salam 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *