Thu. Jan 15th, 2026

Wayan Supadno

Artinya, tidak ada lagi pembatasan jumlah barang impor yang masuk ke Indonesia, sehingga efeknya menyebar ke berbagai sektor ekonomi dan sosial masyarakat.

Jadi, efek domino bebas kuota impor adalah serangkaian dampak positif maupun negatif yang timbul ketika membebaskan batas jumlah barang impor.

Plus / Dampak Positif :

1). Harga Konsumen Lebih Murah.

Barang impor, seperti beras, gula, daging, sayuran sering lebih murah, sehingga harga di pasar turun.

2). Ketersediaan Stok Stabil.

Jika produksi lokal kurang, impor bisa menjamin pasokan tetap ada, mencegah kelangkaan.

3). Menekan Inflasi: Harga barang yang stabil membantu menjaga inflasi agar tidak naik tinggi.

4). Dorongan Efisiensi.

Petani atau produsen lokal didorong untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi agar bisa bersaing.

5). Memberantas Kartel dan Korupsi.

Pemberian kuota impor selama ini hanya kepada kelompok itu terus, jadi makin kaya raya, rasio gini naik.

Minus / Dampak Negatif:

1). Petani Lokal Tertekan.

Produk impor yang murah bikin hasil tani lokal tidak laku atau harganya jatuh.

2). Ketergantungan Impor.

Negara jadi tergantung pada luar negeri untuk kebutuhan pokok.

3). Merugikan Ketahanan Pangan.

Produksi dalam negeri bisa anjlok, berisiko pada masa depan jika impor terganggu.

4). Kesenjangan Ekonomi.

Petani kecil makin miskin karena kalah bersaing, sedangkan importir besar untung besar.

5). Terciptanya Pengangguran dan Lahan Tidur.

Karena demotivasi produksi di dalam negeri maka banyak produsen menutup usahanya, PHK massal.

Contoh konkretnya ;

Karena selama ini ada kuota impor maka harga pangan di Indonesia tergolong mahal di Asia, lalu upah naik, berimplikasi pada harga pokok produksi (HPP) semua barang kalah bersaing.

Beras bawang putih gula daging jadi mahal. Berpengaruh pada upah mahal. Jalan tol dan lainnya, ikutan mahal juga. Karena muat barang kebutuhan masyarakat, maka barang apapun jadi mahal juga. Korupsi sulit diberantas.

Jika bebas kuota impor berpotensi besar harga pangan murah, lalu upahpun murah, harga pokok produksi (HPP) murah, lalu semua produk Indonesia makin kompetitif. Karena manusia Indonesia dilatih bersaing, berdikari inovatif.

Salam Berdikari 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *