Empiris.
Kemampuan percepatan daya nalar analisis pebisnis sangat penting. Bagian dari ruas mengelola peluang bisnis. Sekalipun finalisasi kesimpulan oleh tim pemikir. Beragam keahliannya.
Umumnya pebisnis, memberdayakan panca indra kapan saja dan di mana pun berada serta apa pun kondisinya. Selalu panca indra menyadap, peluang apa.
Tentu yang bisa menambah laba sekaligus menambah manfaatnya. Kepekaan itulah intuisi. Naluri bisnis. Tanpa dikenalkan tahu sendiri peluang bisnisnya.
Setelah intuisi, dibuat kajian bisnis oleh tim pemikir. Agroklimat oleh agronomisnya. Estimasi arus kas oleh keuangannya. Intelijen pasar oleh pemasar dan lainnya.
Sebagai pebisnis harus punya ” kemampuan kecerdasan lapangan “. Perkiraan cepatnya. Setidaknya dasar, ruang lingkup, maksud tujuan, pendekatannya dan hipotesanya.
Kepekaan berintuisi dan kecerdasan lapangan daya nalar analisis. Oleh banyak buku dianggap pemicu utama para praktisi dengan mudahnya memacu percepatan maju usahanya.
Ini yang harus disadari oleh kawula muda yang minat jadi pengusaha. Harus melatihnya. Agar intuisi selalu mudah hadir. Sekaligus dirinya jadi pemikir teknis kajian sebelum punya staf tim pemikirnya.
Sikap mental itu perlu dibangun agar punya mental yakin bahwa dirinya punya bakat talenta jadi pengusaha. Bahkan dengan modal nol sekalipun, akan cepat terwujud suksesnya.
Pengalaman saya pribadi ;
Tahun 1996, di Pematang Siantar Sumut. Ada pinang tiada dipanen sejak lama, hingga tumbuh di sepanjang batas dan kiri kanan jalan kebun sawit ribuan hektar milik PT Sipef (PMA/Belgia).
Mata saya melihat itu janggal. Daya nalar analisis dilatih. Potensi laba dan manfaatnya bagi PT Sipef dan negara tujuan ekspor. Saya ambil dikupas dan dijemur, titip uji ekspor ke India dan Jepang. Ternyata goal.
Lalu saya kontrak 3 tahun. Jadi sumber passive income saya dari laba. Jadi sumber dana taktisnya PT Sipef. Jadi devisa negara. Dinas sebagai Prajurit TNI tetap, karena saya percayakan ke tim lapangan.
Lumayan, selama 3 tahun tidak kurang dari Rp 300 juta bisa menabung. Beberapa orang bisa dikaryakan produktif bermanfaat nyata bagi masyarakat. Karena dipercaya, tanpa modal pun usaha tetap jalan. Dapat ucapan terima kasih walaupun dibayar 1,5 bulan berikutnya.
Karena berawal dari intuisi, naluri bisnis. Tidak mau diri saya dihakimi tidak berbakat jadi pebisnis. Saya yakin bisa asal dibiasakan dan terus melangkah beda, niscaya beda pula hasilnya. Tuhan maha adil, selalu melihat yang berbuat.
Salam 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630