Wed. Jan 14th, 2026

Berikut ini contoh sederhana tentang “Daya Nalar Analisis Bisnis” yang bisa diambil ilmu hikmahnya oleh para pemuda Indonesia. Sebagai bahan pembelajaran menjabarkan teori di kampus dipraktikkan di lapangan. Sehingga manfaatnya nyata adanya. Dengan ilmu hikmah, niscaya makin matang.

1). Skala Makro Nasional.

Sungguh selama ini terlalu banyak kekayaan alam yang belum ternikmati secara merata. Sehingga ada yang super kaya (konglomerat) tapi banyak juga yang kurang gizi jadi korban stunting yang masih 20,6%, ideal negara maju 2% saja. IQ rerata hanya 78,9 dan tinggi badan hanya 158 cm.

Pemerintah melakukan kajian dengan daya nalar analisis. Makan Bergizi Gratis targetnya 92 juta jiwa. Sumber dananya hasil panen sawit ilegal yang sudah disita pemerintah seluas 3,8 juta hektar, tambang ilegal juga jutaan hektar dan penyelundupun maupun permainan bea cukai.

2). Skala Pengusaha Investor.

Tahu persis bahwa misi Makan Bergizi Gratis sungguh sangat mulia. Lalu seorang pengusaha terpanggil hatinya untuk ikut aktif agar sukses misi mulia tersebut. Karena tidak mungkin pemerintah yang total investasi Dapur MBG (SPPG) sebanyak 32. 0000 lokasi, ini setara hampir Rp 100 triliun jika indeks Rp 3 miliar/SPPG.

Daya nalar analisisnya pengusaha, investasi gedung dapur sarana prasarana dan 2 unit mobil pengantar sekitar Rp 3 miliar. Jika dapat Rp 2.000/porsi dan 3.000 porsi/hari setara Rp 6 juta/hari. Otomatis akan kembali modal investasi Rp 3 miliar : Rp 6 juta = 500 hari kerja. Ini peluang emas bagi pelaku usaha.

3). Skala Petani Peternak.

Karena tahu tiap Dapur MBG melayani 3.000 siswa maka anggaran belanja 3.000 x Rp 10.000/porsi = Rp 30 juta/hari. Setara Rp 10 miliar/Dapur MBG/tahun. Setara jadi lapangan kerja petani peternak Rp 10 miliar dibagi omzet petani Rp 60 juta/KK/tahun maka MBG memastikan kemakmuran petani peternak 150 KK/Dapur MBG. Ini peluang emas untuk ekspansi dan intensif inovatif.

Daya nalar analisis bisnis petani buah tropis. Misal menanam jeruk manis bibit remaja maksimal Rp 75 juta/ha sampai buah. Dapat 30 ton/ha/tahun. HPP hanya Rp 2.000/kg laku di Dapur MBG Rp 15.000/kg. Laba 30 ton/ha/tahun x Rp 13.000 = Rp 360 juta/ha/tahun. Petani makin sejahtera jika di bawahnya ada ikan lele atau ayam yang juga untuk dipasarkan di Dapur MBG.

Daya nalar analisis bisnis adalah kemampuan berpikir logis, kritis, dan terstruktur untuk memahami kondisi usaha, mengolah data maupun fakta, menilai peluang maupun risiko, mengambil keputusan bisnis yang tepat, rasional dan berkelanjutan.

Sederhananya kemampuan “membaca usaha” sekaligus kajian estimasi cashflownya, bukan sekadar menjalankan usaha. Menjabarkan intuisi bisnis dalam praktik bisnis melalu kompilasi dan analisa data maupun fakta empirik (ekonometrika) nya.

Manfaat Daya Nalar Analisis Bisnis ;

1). Menghindari keputusan berbasis asumsi. Tidak hanya “katanya”, “biasanya”, atau “feeling”.

2). Meningkatkan efisiensi biaya. Mengetahui titik boros, kebocoran, dan pemborosan operasional.

3). Meningkatkan kualitas dan daya saing. Produk/jasa sesuai kebutuhan pasar atau program.

4). Memprediksi risiko. Kekurangan bahan, kenaikan harga, SDM tidak optimal dan lainnya.

5). Mendukung keberlanjutan usaha. Usaha tidak hanya jalan, tapi tumbuh dan tahan krisis.

Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *