Wed. Jan 14th, 2026

Kisah di bawah ini bisa diambil ilmu hikmahnya, jadi pembelajaran anak muda Indonesia yang mau jadi pemimpin. Baik formal atau non formal. Mau profesional manajer atau owner/entrepreneur/pengusaha. Sungguh betapa sangat pentingnya peran pemimpin untuk upaya efisiensi. Tanpa efisiensi maka tanpa mampu berkompetisi.

1). Petani Padi.

Menyadari betul tanah Indonesia mengalami degradasi mutu. Lalu diterapkan remediasi setahun sekali. Dolomit agar pH netral, pupuk kandang, pupuk hayati mikroba (Organox, Bio Extrim dan Hormax) dan NPK seperlunya. Biaya/tahun turun, tapi volume produksi naik tajam. Laba meningkat signifikan dari 5 ton GKP/ha jadi 8,7 ton GKP/ha. Belut, cacing dan katak berbiak massal. Efisiensi terjadi karena mau adaptif dengan inovasi.

2). Peternak Sapi.

Penggemukan 2.000 an ekor, selama 100 hari. Rerata tambah bobot 150 kg/ekor atau Rp 15 miliar untuk 2.000 ekor sapi. Biaya setara bobot 0,7 kg/ekor/hari atau Rp 7 miliar. Praktis laba Rp 8 miliar/100 hari 2.000 ekor sapi. Pupuk gratis miliaran juga. Efisien karena leader alumni pasca sarjana ahli nutrisi pakan sapi.

3). Manajer Pabrik Sawit.

Pemilik pabrik mengganti manajemen baru. Dulu rendemen CPO cuma 19%, berubah jadi 24%. Produksi 1.000 ton TBS/hari. Biaya sama tapi selisih hasil CPO 50 ton/hari setara Rp 800 an juta/hari “selesih laba” nya saja. Berkat leadership edukasi ke petani disiplin panen dan grading bahan baku.

4). Manajer Pabrik Triplek.

Investasinya Rp 23 miliar, tapi laba cuma Rp 200 juta/bulan. Manajemen diganti. Karyawan dimotivasi agar lebih displin dan produktif bahkan ada bonus jika goal di atas target. Berubah total laba Rp 500 juta lebih/bulan. Pembelian bahan baku ketat rendemen dulu 40% jadi 65%. Orientasi pasar ke ekspor harga jual naik meningkatkan profit marginnya.

Efisiensi karena leadership berarti efisiensi yang tercipta akibat kepemimpinan yang baik, pemimpin mampu mengarahkan orang, sumber daya, dan proses kerja sehingga tujuan tercapai dengan waktu, biaya, dan tenaga yang minimal.

Penjabaran efisiensi karena leadership.

1). Visi dan tujuan jelas. Tim tahu apa yang harus dikerjakan, tidak bingung dan tidak mengulang pekerjaan.

2). Pembagian tugas tepat. Orang yang tepat di posisi yang tepat.

3). Pengambilan keputusan cepat dan tepat. Menghindari waktu terbuang karena ragu-ragu.

4). Komunikasi efektif. Instruksi jelas, miskomunikasi berkurang.

5). Keteladanan
Pemimpin disiplin tim ikut disiplin.

6). Motivasi dan kepercayaan. Tim bekerja dengan semangat, bukan terpaksa.

7). Pengawasan proporsional. Tidak terlalu longgar, tidak terlalu menekan.

Kesimpulan ;

Leadership yang baik menciptakan efisiensi secara alami. Bukan dengan memotong hak atau menekan orang, tetapi dengan arah yang jelas, keputusan tepat, keteladanan dan paling penting manajemen manusia yang baik. Misal dihargai yang berprestasi dan ditindak yang salah. Karena aset termahal adalah mutu manusia.

Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *