Wayan Supadno
Pemimpin sangat mempengaruhi percepatan majunya sebuah keluarga, perusahaan, kampus, daerah, wilayah dan negara. Karena kesungguhan dalam kreatif dan inovatif.
Agar mudah dapat ilmu hikmahnya. Berikut ini bisa kita simak bersama ;
Banyak kades kreatif inovatif nuansa entrepreneurship desanya maju pesat walaupun alamnya tidak kaya. Desa miskin jadi makmur. Jadi sumber inpirasi para kades lainnya.
Begitu juga kepala daerah, di Kab. Kampar Riau turun drastis prevalensi stunting karena bersinergi dengan perusahaan setempat. Pembinaan potensi. Tahun 2019 sebanyak 32,8% berubah jadi 7,6% tahun 2023.
Di Kulon Progo DIY program “BelaBeli” jadi mandiri. Gubernur Jabar KDM menjamah tanpa banyak wacana rapat, total berubah. Diidolakan bukan rakyat Jabar saja, tapi se Indonesia.
Kali ini saya kupas di Banyuwangi, kelahiran saya. Nyata “jenggirat tangi/spontan bangkit”. Banyak hal. Saya yang merantau kalau pulang terasa ada perubahan bermakna.
Penumpang pesawat penuh terus, bandara asri nuansa kayu ulin. Banyak baleho dipajang jadwal kegiatan Pemda dan APBD penggunaannya dibuka total ke publik.
Bupati kalau kunjungan ke sekolah selalu lihat kamar mandi dan kalau ke rumah penduduk dapurnya yang dilihat. Ini indikator penyebab perubahan.
Berikut ringkas perbandingan indikator utama Kabupaten Banyuwangi antara sekitar 2014 dan 2024, bahan kaji ulang dampak kepemimpinan.
1). Kemiskinan. Sekitar ±9,2% pada 2014 turun menjadi 6,54% (Maret 2024).
2). Pengangguran (TPT). Pada sekitar 2014 berada di kisaran ±4%–5% dan sekitar 4,03% 2024 (BPS Banyuwangi).
3). Prevalensi Stunting. Sangat tinggi 37% pada awal 2014, lalu turun drastis menjadi 2,4% pada 2024. Luar biasa.
4). Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dari 67,3 pada 2014 naik menjadi sekitar 74,30 (2024).
5). Wisatawan. Tahun 2014 kunjungan wisatawan 50.280, tapi tahun 2024 total 3,4 juta kunjungan.
Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630