Contoh konkret di bawah ini, bisa diambil illmu hikmahnya. Bahan pembelajaran bagi kaum muda yang selalu ketakutan bila ditipu justru oleh tim kerja bawahannya. Bisa dengan mudah buka cabang, cipta lapangan kerja lebih banyak dan lainnya. Karena skill menerapkan manajemen jarak jauh.
Pengusaha Travel.
Rumahnya di kampung, tetangga saya di Banyuwangi selatan. Oalah, masih sangat muda belia. Awalnya sopir travel di Bali. Dipelajari caranya. Sekarang punya usaha sendiri di Bali, puluhan unit armadanya. Dia seperti nyantai di kampung tiap hari, pakai celana pendek. Tapi cashflownya jalan terus. Tukang beli sawah.
Bukan sarjana apalagi lulusan kampus top, hemm mungkin cuma lulusan SLTA pinggiran tidak jelas. Tapi nampak sekali kecerdasan emosional (EQ) nya kelas atas. Bisa cipta lapangan kerja minimal 60 orang. Dia mumpuni dalam leadership jarak jauh, terasa sekali saya setiap diskusi dengan dia. Matang. Rendah hati dan supel menyenangkan. Wajar sukses.
Saya rangsang agar mau investasi di sektor pangan. Tertarik sekali. Juga menerapkan manajemen jarak jauh. Saya teramat yakin, tidak lama lagi akan merekrut para sarjana yang IPK nya tinggi alumni kampus top, karena kecerdasan intelektual (IQ) nya tinggi. Tapi EQ nya rendah. Mental penakut mengawali bisnis. Takut segalanya.
Manajemen jarak jauh adalah cara mengelola, mengawasi dan mengendalikan sebuah usaha/bisnis tanpa harus selalu berada di lokasi fisik. Pemilik tetap bisa memantau operasional, mengambil keputusan dan memastikan kinerja tim meskipun tidak hadir secara langsung.
Manfaat Mengelola Usaha Jarak Jauh ;
1). Fleksibilitas waktu dan tempat, bisa mengatur usaha dari mana saja di rumah, luar kota, bahkan luar negeri.
2). Efisiensi biaya, tidak perlu selalu hadir secara fisik, bisa menghemat transportasi, akomodasi, atau biaya kantor.
3). Akses lebih luas, memungkinkan membuka cabang di tempat lain meski pemilik tidak tinggal di sana.
4). Meningkatkan kepercayaan dan kemandirian tim, karyawan diberi ruang untuk mandiri dengan tetap ada pengawasan.
5). Teknologi memudahkan pengawasan real-time : laporan keuangan, stok, penjualan, hingga absensi bisa dipantau digital.
Cara Mengelola Usaha Jarak Jauh ;
1). Menggunakan teknologi. Aplikasi manajemen keuangan jurnal harian. Aplikasi komunikasi (WhatsApp, Slack, Zoom, Trello, Notion).
2). Tentukan SOP (Standard Operating Procedure) yang jelas. Agar tim bisa bekerja mandiri sesuai aturan tanpa perlu selalu ditanya.
3). Delegasi dan struktur organisasi. Menunjuk supervisor/penanggung jawab di lokasi yang bisa dipercaya.
4). Rutin laporan dan evaluasi. Mengatur sistem laporan harian/mingguan (penjualan, keuangan, stok, masalah operasional).
5). Kontrol dengan target, bukan kehadiran. Mengukur berdasarkan hasil (output) bukan hanya jam kerja.
Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630