Wayan Supadno
Agar anak muda memahami betapa sangat pentingnya investasi nuansa hilirisasi invensi hasil penelitian para peneliti agar jadi inovasi membumi, oleh pengusaha investor. Agar ada lapangan kerja menyerap pengangguran, sekaligus menjadikan harga barang turun atau stabil. Berikut kisahnya, bisa diambil ilmu hikmahnya.
1). Sebuah daerah dulu harga daging sapi mahal, hingga Rp 190.000/kg. Berubah karena ada peternak sapi jadi Rp 130.000/kg. Beban masyarakat berkurang. Makin berkurang lagi karena ada pendapatan dari gaji upah atau laba karena ada yang jadi karyawan dan supplier pakan sapinya. Pemda dapat PAD puluhan miliar dari rumah potong hewan (RPH), pajak BPKB dan lainnya.
2). Sebaliknya ada perusahaan karyawan di atas 2.000 keluarga dari sekitarnya. Ditutup karena bangkrut akibat banyak pungli dan tanpa dukungan Pemda. Dulu ekonomi dinamis karena rutin dapat upah dan laba bagi rekanannya. Berubah total jadi banyak macet di KPR rumah dan kredit kendaraan. Warung, toko, rumah sewa omzetnya turun drastis. Pusing massal. Bahkan pajak untuk APBD dan APBN juga turun drastis.
Ilmu hikmahnya bahwa betapa sangat beda nyata situasi di atas. Yang satu kedatangan investor sapi skala ribuan ekor implikasinya positif luas jangka panjang. Karena Pemda dan masyarakatnya sangat baik ramah dan sejuk dirasakan oleh investor lalu ekspansi peningkatan kapasitas produksi dan serapan invensi karya peneliti jadi inovasi membumi. Ekonomi tumbuh dinamis stabil.
Daya beli adalah kemampuan seseorang atau kelompok masyarakat untuk membeli barang dan jasa dengan uang atau penghasilan yang dimiliki. Jika penghasilan cukup dan harga barang stabil atau murah, maka daya beli tinggi. Sebaliknya, jika harga naik tapi penghasilan tetap atau menurun, maka daya beli turun.
Penyebab utama daya beli masyarakat bisa menurun :
1). Inflasi. Ketika harga-harga barang dan jasa naik secara umum, tapi pendapatan tidak ikut naik, maka orang bisa membeli lebih sedikit dari sebelumnya.
2). Pendapatan menurun. Misalnya karena PHK, usaha bangkrut, atau jam kerja dikurangi. Orang tidak punya cukup uang untuk belanja.
3). Harga kebutuhan pokok naik. Seperti BBM, listrik, beras, dan bahan makanan lain. Kalau pengeluaran untuk kebutuhan dasar membengkak, maka uang untuk membeli barang lain jadi habis.
4). Nilai tukar rupiah melemah. Jika nilai rupiah turun, harga barang impor naik. Ini ikut mendorong naiknya harga barang-barang lain di pasar.
5). Kondisi krisis atau pandemi. Ketika ekonomi tidak stabil, banyak orang menahan pengeluaran karena tidak yakin akan masa depan. Ini juga menurunkan daya beli.
Akibat daya beli turun ;
1). Orang menjadi lebih hemat atau menunda belanja, sehingga penjualan toko dan bisnis menurun.
2). Perusahaan yang penjualannya menurun bisa mengurangi produksi atau bahkan merumahkan karyawan.
3). Pengangguran meningkat, dan angka kemiskinan bertambah.
4). Pertumbuhan ekonomi melambat, karena konsumsi rumah tangga adalah salah satu penggerak utama ekonomi.
5). Terjadi ketimpangan sosial yang makin lebar, karena hanya kelompok menengah ke atas yang masih bisa berbelanja seperti biasa.
Cara mengatasi turunnya daya beli antara lain:
1). Menstabilkan harga barang pokok, terutama kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan energi. Ini bisa dilakukan melalui pengawasan distribusi dan subsidi.
2). Meningkatkan pendapatan masyarakat, seperti menaikkan upah minimum, memberi insentif bagi pekerja, atau membuka lapangan kerja baru.
3). Memberikan bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan sembako bagi masyarakat berpenghasilan rendah, agar mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar.
4). Mendorong usaha kecil dan menengah (UMKM) agar tetap hidup dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.
5). Mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, agar harga barang tetap terjangkau.
Kesimpulan ;
Daya beli turun bisa berdampak buruk bagi masyarakat dan ekonomi, tapi bisa diatasi dengan kebijakan yang tepat seperti menstabilkan harga, menaikkan pendapatan cipta lapangan kerja dan memberi bantuan bagi yang terdampak.
Salam Setia 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630