Wayan Supadno
Untuk anak muda Indonesia pengusaha pemula, sangat penting menyimak dan mengambil ilmu hikmahnya dari kisah nyata di bawah ini. Bermanfaat untuk membekali diri dalam bidang cara mengembangkan pasar agar omzet dan labanya tambah. Cepat kembali modal investasi (ROI) nya.
1). Pabrik Minyak Goreng.
Melakukan intelijen pasar, data konsumennya ternyata menengah ke bawah. Lalu rekayasa produk baru hanya dinaikkan mutunya plus narasi apik hal kesehatan pada stiker kemasannya. Biaya tambah Rp 500/liter, merek dagang baru tapi harga jual ditambah Rp 3.000/liter. Jadi market leader. Omzet dan laba meroket karenanya.
2). Petani Buah Tropis.
Melakukan intelijen pasar, ternyata produknya belum banyak beredar di pasar modern kawasan elit. Melakukan grading saat panen, grade A mulus. Di pasarkan Rp 20.000/kg laku keras luar biasa, padahal yang lainnya hanya Rp 10.000/kg. Omzet dan laba naik tajam karena strategi STP (segementing, targeting, positioning) ini.
3). Peternak Sapi Australia.
Melakukan intelijen pasar, utamanya para peternak sapi di Indonesia. Dicari sosok yang punya komitmen tinggi. Diajak kerja sama, agar menyiapkan kandang dan lainnya, sapi disuplai. Tanpa investasi di Indonesia. Tapi sapinya bisa terjual makin banyak di Indonesia. Melalui perluasan geografis pasarnya.
4). Pabrik Pupuk.
Tidak mau pusing banyak investasi di berbagai wilayah, misal membangun gudang dan membentuk tim pemasaran. Cukup saling percaya kepada banyak pihak di berbagai daerah. Pangsa pasar produk makin luas. Lancar saja, caranya mutu dijaga ketat. Itulah cara Hormax, Organox, Bio Extrim dan Bomax formula saya, selama ini.
5). Perlakukan Khusus.
Peternak mau ekspansi bisnisnya, tahu persis data fakta Indonesia kurang banyak indukan sapi hingga jutaan ekor. Impor sapi betina produktif dari Australia dipasarkan ke para petani, saat panen ditampung lagi. Dana dibantu proses KUR di BRI. Petani senang. Indonesia berjaya dan pasar makin luas. Itulah cara saya selama ini.
Mengembangkan pasar adalah strategi dalam dunia bisnis untuk memperluas jangkauan produk atau jasa agar dapat menjangkau konsumen baru, baik dari segi lokasi geografis, segmen demografis, maupun penggunaan baru dari produk.
Caranya ;
1). Menarget segmen baru dengan membuat varian baru sesuai maunya pasar, dari hasil analisa data intelijen pasarnya.
2). Ekspansi geografis. Caranya masuk ke daerah, kota atau negara baru. Bersimbiosis mutualisme dengan pihak lain yang terpercaya.
3). Modifikasi produk untuk pasar baru. Caranya menyesuaikan rasa, kemasan, atau desain agar cocok dengan budaya atau kebutuhan pasar baru.
4). Penggunaan baru untuk produk lama. Caranya menawarkan cara baru menggunakan produk. Dengan cara lebih humanis.
5). Pemanfaatan saluran digital. Caranya masuk ke pasar online seperti e-commerce, media sosial, atau aplikasi.
Manfaatnya ;
1). Meningkatkan pendapatan dari pasar baru.
2). Mengurangi ketergantungan pada pasar lama.
3). Memperluas jangkauan brand/merek.
4) Menumbuhkan skala bisnis.
5). Mengantisipasi persaingan.
Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630