Wed. Jan 14th, 2026

Penyakit yang paling sering jadi sebab gagalnya pengusaha pemula adalah ” mata keranjang bisnis “. Itu hasil pengamatan saya ke banyak praktisi gagal, termasuk saya juga dulu. Gagal bangkrutnya karena mata keranjang bisnis.

Mata keranjang usaha (bisnis), artinya semua yang terlihat mau dikerjakan. Tergiur. Agar usahanya cepat besar dalam waktu sesingkat – singkatnya. Tanpa peduli kekuatannya, lawannya dan lapangan persaingannya.

Mata keranjang bisnis, ibarat mengerek dan mengibarkan ” Bendera Nama Besar ” maunya setinggi – tinggi mungkin. Melampau tiang benderanya. Sangat berbahaya. Ibarat pohon, maunya bercabang banyak dan berbuah selebat mungkin.

Yang pertama kali terdampak adalah arus kas ( cashflow ). Kedodoran. Padahal arus kas adalah nadinya usaha. Dampak lanjutannya nama baik rusak. Kepercayaan pudar. Jika pengusaha tiada kepercayaan, alamat berakhir usahanya. Suram.

Contoh ;

1. Petani, semua komoditas varietas yang dianggap menguntungkan ditanam. Saat panen sulit memasarkan karena volumenya kurang banyak, mahal di ongkos kirim. Tenaga kerja butuh banyak karena multi ilmu, HPP tinggi. Cashflow rusak.

2. Peternak, banyak jenis ternak dibudidayakan. Biaya operasional jadinya besar. Karena antagonis bukan sinergis saling menekan biaya produksi. Pecah konsentrasinya. Dana pun terbelah – belah. Jadi masalah arus kas.

3. Perdagangan umum, barang dagangannya beragam tidak juga saling terkait. Hanya karena tergiur tetangga sukses pada barang dagangan tersebut. Butuh investasi sarana pendukung dan modal kerja banyak. Keteteran. Arus kas terganggu.

4. Penyalahgunaan dana pihak lain misal perbankan. Dana yang dipercayakan digunakan bukan semestinya sesuai rencana pengajuan. Misal dana investasi dan modal kerja untuk konsumtif. Jadwal pengembalian terganggu, wanprestasi. Jadi masalah besar.

Solusinya, cegah dini dengan bersyukur apa adanya. Terus inovatif, ekspansif dan integratif agar menekan HPP kumulatif. Dengan kajian estimasi cashflowpada pra kegiatan. Kata kunci, jika bisa menekan gas (ekspansi), juga harus bisa menekan rem (menahan diri). Agar seimbang.

Salam 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *