Wed. Jan 14th, 2026

BISA KARENA SALAH

ByWayan Supadno

May 9, 2025

Wayan Supadno

Anak muda Indonesia bisa mengambil ilmu hikmah sangat penting di bawah ini. Kisah nyata yang saya alami sendiri dalam membina anak kandung, karyawan dan mahasiswa yang dapat beasiswa dari saya.

Selalu saya ulang agar perorangan bertanggung jawab kepada masa depannya sendiri. Harus membekali diri tiada henti. Wujudnya karakter, iptek, pola pikir, kreatif, inovasi, harta dan amal ibadah.

1). Mahasiswa dapat beasiswa.

Dari sekian banyak anak muda yang dapat beasiswa dari saya untuk kuliahnya. Ada 3 orang Galih, Evita dan Zahra saya kumpulkan jadi satu group wa khusus membuat artikel ilmu hikmah. Tugasnya merapikan artikel saya yang salah ketik.

Awalnya banyak salah walaupun hanya merapikan yang salah ketik saja. Bukan membuat artikel. Karena terus saya minta berebut peran siapa duluan yang bisa merapikan dan semua wajib membaca. Lambat laun bisa, karena berulang kali melakukan salah.

Sering kali saya menegur mereka demi kebaikan mereka. Agar makin skill. Kadang pagi hari harusnya sudah siap saya posting di banyak group wa, ternyata belum jadi. Atau kadang masih ada saja yang salah ketik, apalagi yang bahasa asing.

2). Karyawan yang setia.

Sudah banyak staf saya yang ikut membantu usaha saya lebih dari 15 tahun. Yang ikut 5 tahun lebih jika belum punya rumah atau kebun saya ancam akan di PHK agar punya motivasi tinggi membekali diri demi masa depannya. Ternyata terwujud semua.

Caranya, tiap kali saya ke kebun maupun kandang sapi serta kolam ikan patin di Pangkalan Bun Kalteng walaupun 2 bulan sekali atau tiap kali zoom meeting. Selalu saya tekankan agar membangun ” dirinya sendiri ” tiada henti. Karena hanya manusia yang bermutu, yang cerah masa depannya.

Tiap baru gabung, saya sarankan agar beli kebun dengan KUR BRI. Diangsur dari hasil kebun dan gajiannya. Rumah juga seperti itu saya beri bonus DP KPR Rumah atau Tanah Kapling siap bangun saat sudah 5 tahun mengabdi. Hasilnya memuaskan hampir semua punya rumah dan kebun.

3). Anak kandung.

Sejak masih kecil saya tegaskan proses membekali diri hal karakter, iptek, inovasi dan skill adalah tanggung jawab perorangan. Bukan tanggung jawab orang tua. Harus sadar diri. Sehingga orang tua tidak sibuk rutin cerewet menyuruh belajar tiap malam.

Regenerasi profesi bisnis agro inovatif. Tiap libur semester saya wajibkan ke kebun walaupun cuma 3 hari. Harus tahu diri sumbernya rezeki. Harus pernah menanam, memupuk dan lainnya. Pasti akan ada kerinduan untuk datang mengecek lagi. Proses ini sangat penting.

Hasilnya, semua anak pada jadi petani peternak walaupun alumni pasca sarjana. Proses regenenasi profesi berkelanjutan. Mereka sudah pada punya usaha, punya karyawan dan tanggung jawab konsekuensi logisnya. Tak jarang teman kuliahnya dulu ikut, hari ini ada 2 orang ikut ke kebun.

Ilmu hikmahnya, bahwa investasi terbesar manfaatnya adalah pada diri sendiri. Membekali diri agar skill bisnis, misalnya. Caranya harus praktik langsung dengan ragam kesalahan. Di baliknya ada ilmu pengalaman berharga, asal tidak berhenti mustahil jika tidak berhasil.

Tuhan Maha Adil, siapa yang bersungguh – sungguh maka dialah yang menuai hasilnya (man jadda wajada). Sebaik – baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, syukur jika jumlah banyak dan jangka panjang. Itu yang saya tahu.

Anak Muda, jangan berhenti membekali diri agar makin skill, mempraktikkan iptek inovasinya.

Salam Membekali Diri🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *