Wed. Jan 14th, 2026

Begawan Manajemen asal Bali Gede Prama mengatakan, ” Agar bisa hidup berarti, maka harus punya keterampilan “. Beliau punya keterampilan menulis hingga jadi banyak buku.

Seperti Prof Rhenald Kasali, Guru Besar dari Universitas Indonesia. Keduanya hebat pada bidangnya. Menyejukkan, mencerahkan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tak ubahnya I Nyoman Nuarta alumni ITB. Legendaris karena terampil. Salah satu karyanya Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali. Arsitekturnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim.

Di Bali masyarakatnya jadi hebat mendunia karena terampil mengubah hal tidak bernilai bahkan limbah jadi dikagumi banyak orang. Misal bonggol kayu jati milik Perhutani saat peremajaan di Banyuwangi.

Harga murah jadi mahal sekali. Setelah diubahnya hanya dengan waktu 2 minggu saja. Karena punya keterampilan mengukir. Nilainya bisa 20 kali lipatnya dari bahan bakunya. Plus apresiasi moral dari penikmatnya.

Beda lagi di Pangkalan Bun, dulu desa transmigrasi. Ada industri rumahan hanya terampil mengubah beras ketan jadi kue rengginang. Omzetnya tidak kurang dari Rp 2 miliar/tahun dan mengkaryakan banyak tetangganya.

Tidak jauh dari industri rengginang. Warung Nasi Tiwul. Dari singkong. Ayam Kampung opor pedas plus kemangi kelapa muda. Tiap hari minimal 15 jago ayam kampung, 4.000 ekor/tahun. Omzetnya juga di atas Rp 1 miliar/tahun. Karena terampil masak.

Seorang sahabat, terampil membuat solusi lahan terlantar karena terisolir. Dibebaskan. Sebelumnya dibuat kajian nilai investasi infrastruktur jalan dan jembatan. Laba besar karena harga lahan naik tajam, karena terampil melihat peluang dan membangun infrastruktur.

Ada lagi, keterampilannya mengubah lahan terlantar. Tiada bernilai apa pun juga di mata orang banyak. Tidak jauh dari lokasi banyak limbah organik termasuk kotoran ternak. Teknologi remediasi diterapkan. Jadi subur produktif.

Sebuah rumah tangga, penunggu kebun jeruk. Habis kerja jam 15.30 selalu menanam dan memelihara ayam hingga menjelang maghrib. Gajinya utuh. Bahkan bisa menabung ratusan juta selama 3 tahun dari cabai, terong, tomat dan lainnya. Karena terampil bertani.

Salam 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *