Thu. Jan 15th, 2026

Empiris.
Secara umum saat seseorang gagal hingga bangkrut biasanya sangat berpengaruh terhadap perlakuan masyarakat kepada yang bersangkutan. Berubah total. Itulah dunia.

Ibaratnya, dulu melihat dengan kedua mata berubah tinggal dengan sebelah mata saja. Ada yang menolong, welas asih dan ada pula syukuran. Beragam seperti warna pelangi.

Begitu juga dengan pengalaman saya 14 tahun silam. Habis bangkrut justru menekuni fokus bertani. Makin ditakar masa depannya dianggap tidak jelas saja.

Tahun 2008 bangkrut, tahun 2013 hasil panen padi lahan sewa 21 ha 2 musim saya belikan mobil Mercy dan hasil panen singkong saya belikan Jeep Rubicon. Kontan, non leasing.

Beli mobil karena mau menikmati jerih payah bertani. Agar tidak terus dipandang dengan sebelah mata saja. Rumah cukup. Utang tiada dan sudah punya deposito jumlah lumayan banyak. Untuk ukuran kami.

Itu pun masih juga belum memuaskan semua pihak. Persis ajaran Luqman Al Hakim, tentang kisah dengan keledainya. Dituntun atau ditunggangi dan lainnya. Tiada benarnya, bagi yang iri dengki.

Yang penting niat dan tujuannya baik benar. Tetaplah melangkah agar daya manfaat hidup bagi orang lain dirasakan secara nyata. Itu ujarnya Luqman Al Hakim. Urip iku urup. Hidup itu nyala, menerangi. Bermanfaat ke sekitarnya.

Setidaknya, jika dijawab dengan fakta. Bukan kata – kata saja. Maka mereka akan berpikir sendiri. Apalagi setelah difilmkan oleh Kementan 2 judul hal kisah saya bertani. Berdampak makin banyak yang bertani. Memang itu tujuannya, untuk bangsa kita ini.

Lucunya lagi, ada sebagian menganggap memelihara tuyul. Tiada pernah disadari bahwa karena berbuat beda, barulah hasilnya ada kemungkinan beda. Misal tiap pulang dinas dan liburan, selalu ke sawah.

Tahun 2009 petani dianggap sepele. Buktinya mencari tim pemikir misal sarjana pertanian pun tiada yang melamar. Sekalipun diiming – imingi gaji plus dibanding kerja di kantoran.

Sungguh, tidak habis pikir. Bagai tiada mau berproses, maunya sukses saja. Tiada mau melangkah awal, maunya langsung sampai tujuan. Yakinnya ke petani, setelah ada petani naik Mercy dan Jeep Rubicon. Aneh tapi nyata.

Salam 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *