Empiris.
Harga pokok produksi (HPP) adalah indeks hasil bagi antara biaya yang timbul dengan volume produksi yang didapat. HPP makin rendah, jika biaya serendah mungkin sekaligus hasilnya sebanyak mungkin.
Jika HPP rendah pasti labanya tambah. Pasti makin kompetitif. Pasti usahanya makin berkelanjutan. HPP rendah banyak sebabnya biasa karena inovasi meniadakan limbah. Semua limbah jadi income.
Bahasa populer ilmiahnya ekonomi sirkular. Ekonomi daur ulang dengan pemberdayaan hayati. Mengelola rantai kehidupan agar semua kehidupan berhak lestari karena satu dengan lainnya saling memakan dan dimakan.
Rantai kehidupan. Persis pelajaran biologi dasar. Hama penyakit sesungguhnya makanan kehidupan lainnya, misal tikus makanan burung hantu, wereng makanan kelelawar, jamur patogen makanan Trichoderma sp.
Limbah makanan mikroba. Sisa makanan mikroba jadi asam humat (humus) dan itu media biak tumbuh kembang ideal bagi tanaman yang sehat, lalu makanan sehat idola bagi manusia dan hewan agar berkembang biak.
Proses itulah peluang emas ekonomi masa depan. Industri yang meniadakan limbah karena inovatif. Paling besar labanya, paling kompetitif produknya dan humanis sifatnya karena tanpa berdampak negatif yaitu tanpa limbah.
Contoh ;
1. Pabrik kelapa. Biaya belanja sebutir kelapa hanya setara (BEP) dengan menjual air kelapa di dalamnya. Daging kelapa jadi VCO dan pakan ternak, tempurung jadi karbon aktif, sabut kelapa jadi jok mobil dan cocopeat jadi pembalut wanita. Semua jadi labanya.
2. Ternak sapi. Biaya untuk memelihara sapi setara (BEP) dari hasil menjual limbahnya wujud feses dan urine yang ditingkatkan mutunya dengan mikroba (Bio Extrim dan Hormax) jadi pupuk super. Tumbuh kembang tambah bobot dan pedet anak sapi. Semua jadi labanya.
3. Cetak kebun. Umumnya kembali modal (ROI) dari penjualan hasil panen dari cetak kebun sawit dan buah tropis, selama 6 tahun. Ini hanya 2 tahun saja. Karena dipercepat ROI nya dari hasil tanaman sela hortikultura misal pisang, cabai, bawang merah dan lainnya. Cukup dari hasil tanaman sela saja.
Sebuah negara percepatan maju ekonominya. Jika makin meluasnya penerapan ekonomi sirkularnya. Limbahnya Nol, semua bernilai ekonomi. Berdampak indeks inovasi global dan kompleksitas ekonominya jadi tinggi. Pendapatan per kapita dan APBN nya besar. Tiada stunting dan bermutu SDM nya, lalu kompetitif.
Salam 🇲🇨
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630